Pulau Bunyu, Kalimantan Timur, Indonesia, maritim, laut, kapal, pelabuhan, ilmu pengetahuan, pesawat terbang, kapal selam, komunikasi, informasi, teknologi, kesehatan, medis, inspirasi, serba-serbi, Johan Suryantoro

Kaitan warna dan suasana hati

Kaitan warna dan suasana hatiKETIKA WARNA "BERBICARA" TENTANG SUASANA HATI

Apakah suasana hati Anda sedang buruk hari ini? Mungkin saja Anda lebih memilih baju warna abu-abu, dibandingkan baju merah untuk menyelaraskan perasaan dengan penampilan Anda. Penelitian membuktikan, orang-orang yang tengah mengalami depresi atau ketegangan lebih memilih warna abu-abu, sementara itu orang-orang yang lebih bahagia memilih warna kuning. Hasil Penelitian yang dipublikasikan pada BMC Medical Research Methodology, dapat membantu dokter memperkirakan suasana hati anak-anak dan pasien lain yang sulit berkomunikasi verbal. "Hal itu merupakan salah satu cara mengukur ketegangan dan depresi, selain dari komunikasi bahasa," ujar salah satu peneliti sekaligus gastroenterologist dari University Hospital South Manchester, Peter Whorweeel.

Yang sangat menarik, lanjut Peter, melalui warna justru bisa lebih baik memperkirakan suasana hati pasien dibandingkan pertanyaan. Warna seringkali digunakan sebagai metafora dari suasana hati, namun belum ada yang sebelumnya menggunakan asosiasi warna secara sistematis. Untuk menyelidiki hal itu, Peter dan tim peneliti memilih delapan warna yaitu merah, oranye, hijau, ungu, biru, kuning, merah muda dan coklaat serta membagi setiap warna menjadi empat gradasi warna. Kemudian mereka menambahkan warna putih, hitam dan empat gradasi warnah abu-abu hingga total menjadi 38 warna pilihan. Setelah itu, para peneliti menunjukan warna-warna tersebut pada sebuah roda putar.

Kemudian, para peneliti mengikutsertakan 105 partisipan yang sehat, 110 partisipan yang mengalami ketegangan serta 108 partisipan yang depresi. Kemudian mereka diminta untuk memilih warna favorit mereka serta warna yang "menghanyutkan" mereka. Terakhir, mereka diminta untuk memilih warna yang menggambarkan suasana hati mereka hari per hari selama beberapa bulan.

Orang-orang yang depresi, mengalami ketegangan atau sehat, menyukai warna biru dan kuning. Biru nomor 28 merupakan warna yang paling disukai diantara partisipan yang sehat, sementara itu biru nomor 27 yang sedikit lebih tua paling disukai diantara orang-orang yang mengalami depresi dan ketegangan. Sementara itu, warna kuning nomor 14 dipilih sebagai warna yang paling menarik perhatian.Sebuah grup partisipan yang sehat sejumlah 204 juga diminta untuk mengklasifikasikan tiap warna termasuk dalam tiga kategori yaitu positif, negatif atau netral.

Namun, ketika warna diasosiasikan dengan suasana hati, maka terdapat perbedaan. Hanya sekitar 39 persen partisipan sehat yang mencocokkan suasana hati mereka dengan warna. Bagi mereka, warna kuning merupakan yang paling cocok. Sementara itu, sekitar 30 persen partisipan yang mengalami ketegangan memilih warna abu-abu, yang juga merupakan pilihan terbanyak dari partisipan yang mengalami depresi.

Para peneliti juga membuktikan, degradasi warna memainkan peranan penting ketika berkaitan dengan suasana hati. "Warna biru muda tidak diasosiasikan dengan suasana hati yang buruk, namun hal itu berlaku pada warna biru tua". Peter juga melakukan tes warna tersebut pada pasien dengan gangguan pencernaan. Dia berharap, pilihan warna tersebut dapat menginformasikan perilaku pasien dan memprediksikn bagaimana respon mereka terhadap pengobatan seperti hipnosis. Pasalnya, banyak orang yang merasa malu dengan penyakit gangguan pencernaan.

Peter mengatakan, terkadang metode non-verbal semacam itu bisa memperoleh informasi yang lebih banyak dibandingkan perbincangan. Dengan penelitian lanjutan, tuturnya, roda warna itu dapat digunakan di bidang kedokteran mulai dari kedokteran anak hingga bedah. "Kita sekarang memiliki alatnya. Dengan meminta orang untuk bermain warna dan mengetahui apa yang terjadi," paparnya.

sumber :
tulisan : republika.co.id
gambar : tni-au.mil.id

Lanjutkan membaca “Kaitan warna dan suasana hati”  »»

Hovercraft versi militer produksi PT. Dirgantara Indonesia

Hovercraft versi militer produksi PT. Dirgantara IndonesiaPT. DI PRODUKSI HOVERCRAFT VERSI MILITER

PT Dirgantara Indonesia (PT DI), Bandung, kini melakukan diversivikasi produknya, dengan memproduksi alat angkut perairan, hovercraft versi militer. "Saat ini tengah menyelesaikan dua hovercraft versi militer pesanan Departemen Pertahanan. Ini produksi pertama PT DI dan akan dikembangkan untuk pesanan pihak lain dengan berbagai versi," kata juru bicara PT DI Rokhendi di Bandung, Senin (1/2).

Ia mengatakan, alat angkut perairan hovercraft itu untuk menyambung pengangkutan barang, logistik dan alat berat dari kapal laut ke pantai, karena kapal besar tidak dapat merapat ke pantai. Selain itu, alat itu juga dapat dioperasikan di daerah yang berawa-rawa serta perairan sungai besar. "Hovercraft cocok untuk mengangkut akomodasi dari kapal besar ke pantai, juga bisa mengangkut alat berat dan ke daratan tempur untuk mendarat," kata Rokhendi.

Hovercraft berbeda dengan kapal laut, karena berbentuk seperti perahu karet ukuran besar dan menggunakan dua unit baling-baling yang digerakkan di bagian buritan. Alat angkut itu meluncur di permukaan air, maupun darat dengan permukaan datar. Sedangkan kapal laut digerakan dengan baling-baling di dalam air. "Hovercraft cocok untuk melengkapi alat transportasi di kawasan perairan dan rawa-rawa. Alat ini tak membutuhkan permukaan air, karena bergerak di atas permukaan air," kata Rokhendi.

KOPERASI ONLINE BUSINESS PLAN KSU-NUARI
Koperasi Online dengan modal kepenyertaan yang murah dan menguntungkan. Dapatkan potensi SHU hingga ratusan ribu rupiah per bulan. Silahkan KLIK DISINI untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.
Ia menyebutkan, PT DI siap menerima pesanan perangkat alat utama sistem pertahanan (alutsista), di mana pemerintah akan menggunakan produk-produk lokal.

PT DI saat ini memproduksi pesawat terbang CN-235, N-212 serta produk andalan versi militer CN-235/MPA untuk patroli maritim. Selain itu juga memproduksi helikopter N-Bell dan NAS -233 Super Puma. Terakhir pengembangan Super Puma ke helikopeter EC-725/ EC-225 bekerja sama dengan Eurocopter. PT DI berperan sebagai pemasok komponen tailbox dan bagian badan helikopter paling mutakhir dari Eeurocopter itu.

"PT DI menargetkan menjadi pamasok utama komponen pabrikan pesawat terbang di dunia, sekaligus memasok kebutuhan pesawat dan alutsista untuk TNI," kata Rokhendi. Saat ini perusahaan itu memproduksi pesanan komponen pesawat terbang untuk Boeing, Boombardier, Airbus 320 dan lain-lain. Sementara produksi helikopter NBO-105 sudah dihentikan setelah lisensinya habis pada April 2009.

sumber :
tulisan : gatra.com
gambar : tni-au.mil.id

Lanjutkan membaca “Hovercraft versi militer produksi PT. Dirgantara Indonesia”  »»

Manfaatkan singkong menjadi makanan bergizi

Manfaatkan singkong menjadi makanan bergizi.

AGAR SINGKONG LEBIH BERGIZI

Singkong merupakan pangan lokal yang telah lama diminati oleh masyarakat. Pada zaman perang, saat masuknya Jepang ke Indonesia, beras sangat langka dan sulit didapat, tetapi masyarakat tidak kurang akal. Kita semua memanfaatkan singkong sebagai pengganti nasi. Ini berarti masyarakat telah mengenal makanan yang mengenyangkan (sumber karbohidrat), memilih singkong sebagai makanan pokok karena mudah didapat di pasar.

Sebenarnya saat itu sumber karbohidrat jenisnya sangat banyak, seperti talas, ganyong, dan ubi. Namun, yang populer adalah singkong yang dimasak dengan diparut (sawut) yang bentuknya mirip nasi. Ditinjau dari segi gizi, selain merupakan sumber kalori, singkong juga mengandung protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, serta vitamin B dan vitamin C. Kandungan protein yang kecil dapat dipadukan dengan protein dari lauk-pauk sehingga dapat melengkapi kebutuhan sehari-hari. Juga dapat melengkapinya dengan sayuran dan buah.

Sekarang ini para ahli telah banyak memanfaatkan singkong menjadi industri seperti dibuat beras aruk yang berbentuk butiran menyerupai beras. Ini dapat diolah menjadi nasi aruk atau dapat dicampur dengan beras dan rasanya tetap nikmat. Selain itu, juga diolah menjadi mi cassava (singkong).

Mi singkong ini merupakan produk olahan campuran tepung singkong dan pati singkong yang dapat dibuat dalam bentuk basah maupun kering. Salah satu produk yang terkenal adalah mi bendo, produk ini dihasilkan oleh pengusaha di Desa Bendo, Kabupaten Bantul, Provinsi DIY.

Industri tepung cassava

Tepung cassava adalah tepung yang dibuat secara langsung dari singkong yang dikeringkan dan dijadikan tepung, tetapi bukan dibuat gaplek sehingga warnanya masih keputihan. Tepung inilah yang kemudian diolah menjadi mi dan hasil masakan dari mi ini tetap nikmat. Hal ini bergantung pada bagaimana mengolah resepnya dan campuran isinya.

Karena singkong dianggap bernilai sosial rendah dalam era globalisasi, kita dapat mengangkatnya sesuai selera global. Misalnya, selera serba mentega dan telur menjadi cake atau dengan selera serba keju dibuat combro yang rasanya lebih nikmat sehingga pastinya akan diminati karena dimodifikasi dengan penambahan keju.

Ini hanyalah salah satu contoh, sebenarnya hidangan apa pun jika diramu dengan perpaduan yang lengkap gizi akan menjadi hidangan yang sehat dan nikmat. Oleh karenanya, jangan meremehkan satu jenis makanan karena jika diracik dan dipadu dengan bahan dan bumbu yang tepat, akan menjadi hidangan yang nikmat, malahan bergizi dan sehat.

sumber : kompas.com
Lanjutkan membaca “Manfaatkan singkong menjadi makanan bergizi”  »»

Rasa bosan ancaman serius bagi kesehatan mental

Rasa bosan ancaman serius bagi kesehatan mental.

CEPAT BOSAN BERESIKO CEPAT MATI

Rasa bosan beresiko dengan mati usia muda. Para peneliti mengungkapkan bahwa seseorang yang mengeluh bosan beresiko mati muda dan mereka yang mengalami kebosanan tingkat tinggi lebih beresiko meninggal karena penyakit jantung atau stroke dibanding mereka yang puas dengan nasib mereka.

Lebih dari 7.000 pegawai negeri sipil telah diteliti hampir lebih dari 25 tahun. Hasil yang ditemukan, mereka yang mengatakan bosan hampir 40 persen telah meninggal pada akhir penelitian daripada mereka yang tidak. Para ilmuwan mengatakan ini bisa menjadi akibat dari seseorang yang tidak bahagia dengan kehidupan mereka lalu berpaling menuju kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok atau minum-minuman beralkohol yang dapat mengurangi harapan hidup mereka.

Spesialis dari Departemen Epidemiologi dan Kesehatan Masyarakat Universitas College London, mempelajari data dari 7.524 pegawai yang berusia antara 35 dan 55 yang diwawancarai antara tahun 1985 dan 1988 tentang tingkat kebosanan. Lalu mereka mencari tahu apakah mereka sudah mati pada April tahun lalu. "Temuan pada penyakit jantung menunjukkan ada cukup bukti untuk mengatakan ada kaitannya dengan kebosanan," kata Martin Shipley, peneliti yang ikut menuliskan laporan yang akan diterbitkan dalam International Journal of Epidemiology, pekan ini. "Ini sangat penting bahwa orang yang memiliki pekerjaan yang membosankan, memiliki cara mengusir rasa bosan di pantai, ketimbang dengan minum beralkohol atau merokok," ujarnya.

"Adalah penting untuk membedakan antara sebab dan akibat. Apakah orang-orang yang berpaling ke minuman dan obat-obatan diakibatkan rasa bosan atau karena memiliki karakteristik tertentu," tambah Psikolog Graham Harga.

Bagi banyak orang yang tidak mempunyai motivasi atau tidak terinspirasi oleh hidup, atau mungkin memiliki kecenderungan terhadap depresi, jalan keluarnya adalah mengubah fokus mereka menjauh dari diri sendiri dan orang lain. "Yang tadinya menjadi aku, mereka harus mengubah pola pikir menjadi apa yang bisa dilakukan untuk keluarga saya, teman-teman saya, kolega saya, bahkan bos saya," sarannya.

Hasil survei juga menjelaskan satu dari sepuluh karyawan menemukan bahwa wanita yang mengalami kebosanan lebih menderita dua kali lipat dibanding yang dirasakan lelaki. Karyawan yang lebih muda dan lebih banyak mengerjakan pekerjaan kasar, juga lebih rentan mengalami kebosanan. Dari hasil penelitian tersebut, dilaporkan sebanyak 37 persen yang mengalami kebosanan telah meninggal diakhir penelitian tersebut.

sumber : tempointeraktif.com
Lanjutkan membaca “Rasa bosan ancaman serius bagi kesehatan mental”  »»

 

KLIK DISINI UNTUK KEMBALI KEATAS

Pulau Bunyu, Kalimantan Timur, Indonesia, maritim, laut, kapal, pelabuhan, ilmu pengetahuan, pesawat terbang, kapal selam, komunikasi, informasi, teknologi, kesehatan, medis, inspirasi, serba-serbi, Johan Suryantoro