Telinga kanan lebih bisa diandalkan
Kamis, 02 Juli 2009
Ada apa dengan kuping? Kuping atau telinga adalah alat pendengaran yang paling diandalkan oleh manusia dan beberapa mahluk hidup lainnya. Umumnya kita memiliki dua telinga, yaitu telinga kanan dan telinga kiri. Jika ada yang telinganya hanya satu atau malah tidak punya telinga sama sekali, berarti sudah di luar pokok bahasan pada tulisan ini. Sebuah penelitian membuktikan bahwa ternyata kedua telinga kita ini tidak semuanya memiliki kemampuan yang seimbang. Meskipun kedua telinga tersebut sama-sama dalam keadaan baik dan normal. Didapati kenyataan bahwa telinga kanan ternyata lebih mampu menerima informasi dari luar dibanding dengan telinga sebelah kiri.
Mengapa bisa terjadi seperti tiu? Seorang pakar di bidang syaraf dari Inggris mengatakan bahwa itu berkaitan dengan spesialisasi fungsi yang berbeda antara otak kanan dan otak kiri. Dari hasil penelitian ini mungkin bisa menjadi pegangan bagi para atasan. Saat memberikan arahan atau perintah kepada bawahan, sebaiknya berada di sebelah kanannya. Jika Anda memilih berada di sebelah kirinya, harap maklum jika ada perintah Anda yang tidak dikerjakan atau kurang lengkap diselesaikan oleh bawahan. Ini hanya ilustrasi sebagai perumpamaan. Jangan lantas dijadikan pegangan yang baku.
KUPING KANAN 'LEBIH BAIK'
Para peneliti mengatakan jika anda ingin seseorang berbuat sesuatu, minta lewat telinga kanan.
Para peneliti Italia menemukan bahwa orang lebih bagus memproses informasi jika permintaan diajukan lewat kuping kanan dalam tiga kali uji coba terpisah. Mereka meyakini hal itu disebabkan karena sisi kiri otak, yang memang lebih baik dalam memproses permintaan, menerima informasi dari kuping kanan. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal online Naturwissenschaffen.
Dalam penelitian pertama, 286 pengunjung klub dansa diamati saat berbincang sementara musik keras dimainkan. Secara keseluruhan 72 persen interaksi terjadi di sisi kanan pendengaran.
Dalam penelitian kedua, peneliti mendekati 160 pengunjuk klub musik, membisikkan kata-kata yang tak bermakna dan menunggu sampel menolehkan kepala untuk menawarkan kuping kiri atau kanan.
Mereka kemudian meminta sebatang rokok.
Secara keseluruhan 58% menawarkan kuping kanan kepada peneliti dan 42% menawarkan kuping kiri.
Dalam penelitian ketiga, para peneliti dengan sengaja berbicara ke 176 pengunjung klub musik lewat kuping kanan atau kuping kiri saat meminta rokok. Para peneliti yang berbicara ke kuping kanan mendapat lebih banyak rokok dari sebaliknya.
Otak
Para peneliti berkesimpulan: "Berbicara ke kuping kanan berarti anda mengirim kata-kata ke bagian otak yang agak lebih sensitif. Kesimpulan ini tampaknya sejalan dengan hipotesa mengenai spesialisasi bagian otak kanan dan kiri."
Professor Shopie Scott dari Institut Ilmu syaraf Cognitif di Universitas College London sepakat dengan kesimpulan itu. Sebagian besar orang memproses perkataan dan bahasa di bagian kiri otak dan meski tidak selalu begitu, yang terjadi di telinga kanan diproses oleh sisi kiri otak. Sisi lain otak lebih terlibat dalam kegiatan seperti menterjemahkan esmosi dan itu sebabnya ada penemuan seperti itu. Kita juga bisa melihat kencenderungan ini saat orang mempergunakan telepon, sebagian besar secara alami akan menempelkan alat itu di telinga kanan."
bbc.co.uk
Mengapa bisa terjadi seperti tiu? Seorang pakar di bidang syaraf dari Inggris mengatakan bahwa itu berkaitan dengan spesialisasi fungsi yang berbeda antara otak kanan dan otak kiri. Dari hasil penelitian ini mungkin bisa menjadi pegangan bagi para atasan. Saat memberikan arahan atau perintah kepada bawahan, sebaiknya berada di sebelah kanannya. Jika Anda memilih berada di sebelah kirinya, harap maklum jika ada perintah Anda yang tidak dikerjakan atau kurang lengkap diselesaikan oleh bawahan. Ini hanya ilustrasi sebagai perumpamaan. Jangan lantas dijadikan pegangan yang baku.
KUPING KANAN 'LEBIH BAIK'
Para peneliti mengatakan jika anda ingin seseorang berbuat sesuatu, minta lewat telinga kanan.
Para peneliti Italia menemukan bahwa orang lebih bagus memproses informasi jika permintaan diajukan lewat kuping kanan dalam tiga kali uji coba terpisah. Mereka meyakini hal itu disebabkan karena sisi kiri otak, yang memang lebih baik dalam memproses permintaan, menerima informasi dari kuping kanan. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal online Naturwissenschaffen.
Dalam penelitian pertama, 286 pengunjung klub dansa diamati saat berbincang sementara musik keras dimainkan. Secara keseluruhan 72 persen interaksi terjadi di sisi kanan pendengaran.
Dalam penelitian kedua, peneliti mendekati 160 pengunjuk klub musik, membisikkan kata-kata yang tak bermakna dan menunggu sampel menolehkan kepala untuk menawarkan kuping kiri atau kanan.
Mereka kemudian meminta sebatang rokok.
Secara keseluruhan 58% menawarkan kuping kanan kepada peneliti dan 42% menawarkan kuping kiri.
Dalam penelitian ketiga, para peneliti dengan sengaja berbicara ke 176 pengunjung klub musik lewat kuping kanan atau kuping kiri saat meminta rokok. Para peneliti yang berbicara ke kuping kanan mendapat lebih banyak rokok dari sebaliknya.
Otak
Para peneliti berkesimpulan: "Berbicara ke kuping kanan berarti anda mengirim kata-kata ke bagian otak yang agak lebih sensitif. Kesimpulan ini tampaknya sejalan dengan hipotesa mengenai spesialisasi bagian otak kanan dan kiri."
Professor Shopie Scott dari Institut Ilmu syaraf Cognitif di Universitas College London sepakat dengan kesimpulan itu. Sebagian besar orang memproses perkataan dan bahasa di bagian kiri otak dan meski tidak selalu begitu, yang terjadi di telinga kanan diproses oleh sisi kiri otak. Sisi lain otak lebih terlibat dalam kegiatan seperti menterjemahkan esmosi dan itu sebabnya ada penemuan seperti itu. Kita juga bisa melihat kencenderungan ini saat orang mempergunakan telepon, sebagian besar secara alami akan menempelkan alat itu di telinga kanan."
bbc.co.uk
Label: IPTEK
| Share |
|
| Tweet | Follow @bunyuonline |
Wallpaper foto kapal laut :
| Judul Artikel | : | Telinga kanan lebih bisa diandalkan |
| Alamat URL | : | http://www.bunyu-online.com/2009/07/telinga-kanan-lebih-bisa-diandalkan.html |
