Pallas, planet baru yang sedang tumbuh | BUNYU ONLINE

Pallas, planet baru yang sedang tumbuh. BUNYU ONLINE: Pallas, planet baru yang sedang tumbuh, baca di www.bunyu-online.com


Kalimantan Timur, liburan, perjalanan, wisata, pelayaran, perkapalan, kapal pesiar, kapal mewah, paket perjalanan, penginapan, jaringan hotel, kamar hotel nyaman Kalimantan Timur, East Borneo, vacation, travel, tour, cruise, ship, yacht, luxury boats, travel packages, lodging, hotel chains, comfortable hotel room


Pallas merupakan asteroid kedua terbesar yang mengorbit di sabuk asteroid. Benda langit tersebut pertama kali diamati dan oleh Wilhelm Olbers pada tanggal 28 Maret 1802. Ini merupakan penemuan asteroid berukuran terbesar kedua setelah asteroid Ceres. Nama Pallas diambil dari mitologi Yunani kuno, yaitu Pallas Athena yang merupakan nama dewi kebiaksanaan bangsa Yunani kuno.

Orbit inklinasi Pallas adalah 34,8°. Ini merupakan orbit yang cukup panjang, namun eksentrisitas orbit moderat 0,23. Orbit seperti ini membuat jarak Pallas dari Matahari adalah sejauh 2,77 unit astronomi (sekitar 414 juta km atau 257 juta mil). Dan periode orbitnya adalah 4,61 tahun. Ini adalah periode orbit yang umum dimiliki oleh asteroid yang terletak antara orbit Mars dan Jupiter.

Penemuan Ceres dan Pallas, dan juga dua asteroid raksasa lainnya, Juno dan Vesta, yang ternyata semuanya sudah berumur cukup tua telah menggugurkan teori dari hokum Bode yang memperkirakan bahwa asteroid merupakan sisa-sisa planet yang hilang yang dulu pernah berada pada jalur orbit antara planet Mars dan planet Yupiter.

Pada sebuah pengamatan pada tahun 1980 mensinyalir bahwa Pallas memiliki bulan yang berdiameter 175 kilometer. Tapi setelah itu belum pernah dilakukan pengamatan yang lebih jauh lagi. Belum ada pengamatan yang dilakukan dari jarak dekat sebab inklinasi orbitnya yang sudah disebut seperti diatas membuat asteroid ini sulit didekati oleh pesawat ruang angkasa tak berawak yang pernah diluncurkan oleh manusia dari Bumi.
=============================

Asteroid Terbesar Kedua di Bimasakti Diidentifikasi Sebagai Purwarupa Planet

Asteroid terbesar di dalam Sistem Bimasakti sebenarnya adalah purwarupa planet, satu blok yang sedang berkembang menjadi planet sesungguhnya yang lebih besar, demikian hasil satu studi.

Beberapa peneliti di University of California, Los Angeles (UCLA), membuat kesimpulan tersebut setelah menggunakan teleskop Antariksa Hubble untuk mempelajari Pallas, asteroid terbesar kedua di dalam Sistem Bimasakti, kata studi tersebut, yang disiarkan di dalam jurnal "Science", terbitan Oktober.

Pallas, yang namanya diambil dari nama Dewi Yunani, Pallas Athena, berada di sabuk utama asteroid antara orbit Jupiter dan Mars.

Menurut teori pembentukan planet, purwarupa planet adalah awan partikel gas, batu dan debu yang berada dalam proses pembentukan satu planet. Purwarupa planet agak berada di jalur masing-masing orbit lain, sehingga terjadi benturan dan secara berangsur membentuk planet yang sesungguhnya.

"Sangat menggairahkan untuk menyaksikan satu objek perspektif baru ini yang sangat menarik dan belum di amati oleh Hubble dengan resolusi tinggi," kata mahsiswi tingkat doktor UCLA Britney E. Schmidt, penulis utama studi itu.

"Kami memperkirakan asteroid yang sangat besar ini bukan hanya sebagai blok planet yang sedang terbentuk tapi sebagai peluang untuk meneliti pembentukan planet beku pada waktunya."

"Memiliki kesempatan menggunakan Hubble, dan melihat citra itu kembali dan memahami secara otomatis ini dapat mengubah apa yang kami pikirkan mengenai objek ini --itu ada buku yang sangat besar dan berat," kata Schmidt sebagaimana dilaporkan kantor berita resmi China, Xinhua.

Dengan gambar Hubble, Schmidt mengatakan ia dan rekannya dapat membuat pengukuran baru mengenai bentuk dan ukuran Pallas. Mereka dapat melihat permukaannya memiliki daerah gelap dan cerah, yang menunjukkan benda yang kaya akan air tersebut mungkin telah mengalami perubahan internal dengan cara yang sama yang dilalui planet.

"Itu lah yang membuatnya lebih mirip planet --variasi warna dan bentuk bulat sangat penting sepanjang yang kami pahami, adalah objek dinamis atau benda itu telah memiliki ukuran yang persis sama sejak terbentuk," kata Schmidt. "Kami kira barangkali itu adalah objek yang dinamis."

Untuk pertama kali, Schmidt mengatakan ia dan rekannya juga melihat tempat tabrakan besar di Pallas. Mereka tak dapat memastikan apakah itu adalah kawah, tapi depresinya memang menunjukkan sesuatu yang penting lain: bahwa itu dapat membawa kepada keluarga kecil asteroid Pallas yang mengorbit di antariksa.

sumber : antaranews.com, britannica.com, planetary.org

Label:

Share   ikutiBUNYU ONLINE
 

Wallpaper foto kapal laut :


Judul Artikel:Pallas, planet baru yang sedang tumbuh
Alamat URL:http://www.bunyu-online.com/2009/10/pallas-planet-baru-yang-sedang-tumbuh.html