Baterai kertas dari bahan nanomaterial
Rabu, 09 Desember 2009
Ilmuwan di universitas Stanford memanfaatkan nanoteknologi untuk membuat baterai yang sangat ringan, dapat ditekuk dan dilipat, dan super kapasitor dalam bentuk kertas. Baterai ini dapat dibuat dengan mudah dan cepat. Cara pembuatannya cukup dengan melapisi atau mencelupkan selembar kertas ke dalam tinta yang terbuat dari karbon nanotube dan perak nanowire. Hasilnya adalah sebuah perangkat penyimpan energi listrik yang sangat konduktif, kata Yi Cui, seorang ahli di bidang rekayasa material di universitas Stanford. "Masyarakat membutuhkan perangkat penyimpan energy listrik yang lebih murah tapi memiliki kinerja tinggi, seperti baterai dan supercapacitors sederhana ini," kata Yi Cui lagi.Baterai buatan Cui itu dilaporkan dalam makalah yang berjudul Highly Conductive Paper for Energy Storage Devices dan sudah diterbitkan dalam minggu ini pada jurnal online Proceedings of the National Academy of Sciences. "Nanomaterial ini istimewa, memiliki satu struktur dimensi dengan ukuran yang sangat kecil," kata Cui. Karena ukurannya yang sangat kecil itu membuat tinta nanomaterial bisa menempel dengan kuat pada serat kertas untuk digunakan sebagai banterai dan super kapasitor yang sangat tahan lama.
Kertas super kapasitor ini memiliki 40.000 kali siklus pengisian dan pemakaian listrik, setidaknya lebih baik dibandingkan dengan kapasitas siklus yang dimiliki oleh baterai lithium. Nanomaterial juga bisa digunakan sebagai konduktor yang ideal karena menghantarkan listrik secara lebih efisien dari pada konduktor biasa, Cui menerangkan.
Sebelumnya Yi Cui mencoba membuat penyimpan energi nanomaterial dengan menggunakan plastik. Tapi selanjutnya penelitiannya menunjukkan bahwa baterai yang terbuat dari kertas ternyata lebih tahan lama karena tinta nanomaterial bisa melekat lebih kuat dibanding saat menggunakan plastik. "Terlebih lagi, Anda dapat meremas atau melipat baterai kertas ini, atau bahkan merendamnya dalam larutan asam, baterai kertas ini tidak akan menurun kinerjanya. Tapi kami belum menguji, apa yang terjadi ketika Anda membakarnya," kata Yi Cui berseloroh. Di dalam laboratorium, Yi Cui menunjukkan kepada para pengunjung, sebuah baterai kertas yang dihubungkan ke LED (Light-Emitting Diode) atau diode pemancara cahaya, dan LED itu bersinar dengan terangnya.
Kertas super kapasitor akan sangat berguna untuk digunakan pada mobil listrik yang biasanya bergantung pada transfer listrik yang cepat. Tampaknya, kemampuan ini bisa segera diwujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama. "Teknologi ini memiliki potensi untuk diperdagangkan dalam waktu singkat. Saya rasa tidak akan terbatas pada perangkat penyimpanan energi saja. Ini merupakan potensi yang sangat baik, murah, dan bisa menjadi elektroda yang fleksibel untuk setiap perangkat listrik," kata Peidong Yang, profesor kimia di University of California-Berkeley.
"Yang paling penting dari penemuan ini adalah bagaimana hal yang sederhana dalam kehidupan sehari-hari, misalnya kertas, dapat digunakan sebagai substrat untuk membuat elektroda konduktif fungsional dengan proses yang sederhana. Pada dasarnya nanoteknologi berkaitan dengan kehidupan sehari-hari," kata Prof. Yang.
sumber :
Tulisan : esciencenews.com
Gambar : stanford.edu
Sebelumnya Yi Cui mencoba membuat penyimpan energi nanomaterial dengan menggunakan plastik. Tapi selanjutnya penelitiannya menunjukkan bahwa baterai yang terbuat dari kertas ternyata lebih tahan lama karena tinta nanomaterial bisa melekat lebih kuat dibanding saat menggunakan plastik. "Terlebih lagi, Anda dapat meremas atau melipat baterai kertas ini, atau bahkan merendamnya dalam larutan asam, baterai kertas ini tidak akan menurun kinerjanya. Tapi kami belum menguji, apa yang terjadi ketika Anda membakarnya," kata Yi Cui berseloroh. Di dalam laboratorium, Yi Cui menunjukkan kepada para pengunjung, sebuah baterai kertas yang dihubungkan ke LED (Light-Emitting Diode) atau diode pemancara cahaya, dan LED itu bersinar dengan terangnya.
Kertas super kapasitor akan sangat berguna untuk digunakan pada mobil listrik yang biasanya bergantung pada transfer listrik yang cepat. Tampaknya, kemampuan ini bisa segera diwujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama. "Teknologi ini memiliki potensi untuk diperdagangkan dalam waktu singkat. Saya rasa tidak akan terbatas pada perangkat penyimpanan energi saja. Ini merupakan potensi yang sangat baik, murah, dan bisa menjadi elektroda yang fleksibel untuk setiap perangkat listrik," kata Peidong Yang, profesor kimia di University of California-Berkeley.
"Yang paling penting dari penemuan ini adalah bagaimana hal yang sederhana dalam kehidupan sehari-hari, misalnya kertas, dapat digunakan sebagai substrat untuk membuat elektroda konduktif fungsional dengan proses yang sederhana. Pada dasarnya nanoteknologi berkaitan dengan kehidupan sehari-hari," kata Prof. Yang.
sumber :
Tulisan : esciencenews.com
Gambar : stanford.edu
Label: IPTEK
Share
| Tweet | Follow @bunyuonline |
BISNIS TIKET PESAWAT ONLINEDirekomendasikan bagi Anda yang ingin memiliki dan mengelola bisnis penjualan tiket pesawat secara online, murah, mudah, cepat, dan aman. untuk mendapatkan informasi selengkapnya.
artikel terkait :
Wallpaper foto kapal laut :
| Judul Artikel | : | Baterai kertas dari bahan nanomaterial |
| Alamat URL | : | http://www.bunyu-online.com/2009/12/baterai-kertas-dari-bahan-nanomaterial.html |
