Ponsel untuk para tuna rungu
Jumat, 04 Desember 2009
Biasanya, para penderita tuna rungu menggunakan ponsel hanya sebatas untuk pengiriman SMS (pesan teks) untuk berkomunikasi. Tapi kini teknologi telah memberikan yang lebih baik untuk mereka. Para peneliti di Universitas Cornell telah membuat ponsel yang memungkinkan para penderita tuna rungu bisa berkomunikasi dalam bahasa isyarat dengan cara yang sama seperti orang normal menggunakan ponsel untuk berbicara."Kami makin melengkapi fungsi dari penggunaan telepon seluler. Penderita tuna rungu memang bisa menggunakan pesan teks atau gambar untuk berkomunikasi melalui ponsel. Tetapi jika hanya itu yang bisa diandalkan, ponsel tidak akan pernah berkembang. Ada satu alasan bahwa orang ingin menggunakan ponsel yang kami buat, orang-orang lebih suka berbicara," kata Sheila Hemami, professor listrik dan teknik computer Universitas Cornell yang memimpin penelitian tersebut bersama Eve Riskin dan Richard Ladner dari University of Washington. Teknologi adalah satu jawaban untuk memberikan kenyamanan. Hal ini memungkinkan para tuna rungu bisa berkomunikasi via ponsel dengan bahasa asli mereka. Kondisi yang persis sama seperti orang-orang normal.
Proyek yang disebut sebagai Mobile ASL (American Sign Language) ini sudah dikembangkan sejak empat tahun yang lalu. Para peneliti sudah menerbitkan beberapa makalah akademis tentang teknologi yang mereka kembangkan itu dan mengadakan seminar di berbagai negara. Prototipe-nya yang pertama sudah dibuat tahun lalu dan kini sudah digunakan oleh 25 orang penderita tuna rungu di wilayah Seattle.
Videoconference sudah digunakan secara luas dalam dunia akademis dan industri, misalnya dalam proses pembelajaran atau kursus jarak jauh. Meskipun dikembangkan untuk tujuan yang sama, tapi penggunaan video pada Mobile ASL berbeda. Tim peneliti Mobile ASL merancang perangkat lunak kompresi video dalam fikiran pengguna ponsel Mobile ASL. Tujuannya adalah untuk mendapatkan pengiriman gambar video yang lebih jelas dengan menggunakan jaringan video terbatas. Para peneliti itu juga mencoba menanggulangi masalah masa pakai baterai pada ponsel dan kemampuan untuk memproses video real-time dengan frame yang dibutuhkan untuk setiap detiknya.
Sistem yang digunakan pada Mobile ASL efisien untuk menangkap gerakan isyarat komunikasi dari pengguna dengan adanya perangkat lunak kompresi video yang dapat memberikan video real-time pada sekitar 10 frame per detik. Sistem ini juga harus dapat bekerja pada jaringan nirkabel 2G yang hanya memungkinkan transmisi video pada sekitar 15-20 kilobit per detik. Ini adalah jumlah yang relatif kecil bila dibandingkan dengan video YouTube yang bergerak di sekitar 600 kilobit per detik.
Tim peneliti yang mengembangkan Mobil ASL telah mendapatkan beberapa petunjuk tentang bagaimana orang menggunakan teknologi ini, kata Frank Ciaramello, seorang mahasiswa pascasarjana yang bekerja pada proyek Mobile ASL ini. Mereka mendapati bahwa para tuna rungu sering hanya menggunakan satu tangan untuk membuat gerakan isyarat, tergantung pada situasi, dan mereka sangat mudah beradaptasi sesuai kebutuhan. Tim peneliti juga menemukan bahwa ketika dua orang berbicara satu sama lain, mereka menghabiskan hampir seluruh waktu dengan memfokuskan pada wajah lawan bicara.
"Memperhatikan penggunaan ekspresi wajah benar-benar penting dalam ASL, karena ini menambahkan banyak informasi," kata Ciaramello. Mereka menyimpulkan bahwa video ponsel Mobile ASL harus bisa menampilkan ekspresi wajah wajah dan gerakan isyarat tangan dengan lebih jelas dan bisa menyisihkan beberapa detail dari gerakan anggota tubuh yang lain serta latar belakang gambar video.
Selain berusaha menyempurnakan teknologi Mobile ASL ini, tugas para peneliti selanjutnya adalah mengusahakan agar teknologi ini bisa dibuat dengan biaya yang lebih rendah untuk mengintegrasikan perangkat lunaknya pada ponsel. Membuat ponsel menjadi lebih user friendly adalah tujuan utama dari proyek ini, kata Prof. Hemami.
sumber :
Tulisan : cornell.edu
Gambar : di.ens.fr
Sistem yang digunakan pada Mobile ASL efisien untuk menangkap gerakan isyarat komunikasi dari pengguna dengan adanya perangkat lunak kompresi video yang dapat memberikan video real-time pada sekitar 10 frame per detik. Sistem ini juga harus dapat bekerja pada jaringan nirkabel 2G yang hanya memungkinkan transmisi video pada sekitar 15-20 kilobit per detik. Ini adalah jumlah yang relatif kecil bila dibandingkan dengan video YouTube yang bergerak di sekitar 600 kilobit per detik.
Tim peneliti yang mengembangkan Mobil ASL telah mendapatkan beberapa petunjuk tentang bagaimana orang menggunakan teknologi ini, kata Frank Ciaramello, seorang mahasiswa pascasarjana yang bekerja pada proyek Mobile ASL ini. Mereka mendapati bahwa para tuna rungu sering hanya menggunakan satu tangan untuk membuat gerakan isyarat, tergantung pada situasi, dan mereka sangat mudah beradaptasi sesuai kebutuhan. Tim peneliti juga menemukan bahwa ketika dua orang berbicara satu sama lain, mereka menghabiskan hampir seluruh waktu dengan memfokuskan pada wajah lawan bicara.
"Memperhatikan penggunaan ekspresi wajah benar-benar penting dalam ASL, karena ini menambahkan banyak informasi," kata Ciaramello. Mereka menyimpulkan bahwa video ponsel Mobile ASL harus bisa menampilkan ekspresi wajah wajah dan gerakan isyarat tangan dengan lebih jelas dan bisa menyisihkan beberapa detail dari gerakan anggota tubuh yang lain serta latar belakang gambar video.
Selain berusaha menyempurnakan teknologi Mobile ASL ini, tugas para peneliti selanjutnya adalah mengusahakan agar teknologi ini bisa dibuat dengan biaya yang lebih rendah untuk mengintegrasikan perangkat lunaknya pada ponsel. Membuat ponsel menjadi lebih user friendly adalah tujuan utama dari proyek ini, kata Prof. Hemami.
sumber :
Tulisan : cornell.edu
Gambar : di.ens.fr
Label: IPTEK
Share
| Tweet | Follow @bunyuonline |
BISNIS TIKET PESAWAT ONLINEDirekomendasikan bagi Anda yang ingin memiliki dan mengelola bisnis penjualan tiket pesawat secara online, murah, mudah, cepat, dan aman. untuk mendapatkan informasi selengkapnya.
artikel terkait :
Wallpaper foto kapal laut :
| Judul Artikel | : | Ponsel untuk para tuna rungu |
| Alamat URL | : | http://www.bunyu-online.com/2009/12/ponsel-untuk-para-tuna-rungu.html |
