Hovercraft versi militer produksi PT. Dirgantara Indonesia
Selasa, 09 Februari 2010
PT. DI PRODUKSI HOVERCRAFT VERSI MILITERPT Dirgantara Indonesia (PT DI), Bandung, kini melakukan diversivikasi produknya, dengan memproduksi alat angkut perairan, hovercraft versi militer. "Saat ini tengah menyelesaikan dua hovercraft versi militer pesanan Departemen Pertahanan. Ini produksi pertama PT DI dan akan dikembangkan untuk pesanan pihak lain dengan berbagai versi," kata juru bicara PT DI Rokhendi di Bandung, Senin (1/2).
Ia mengatakan, alat angkut perairan hovercraft itu untuk menyambung pengangkutan barang, logistik dan alat berat dari kapal laut ke pantai, karena kapal besar tidak dapat merapat ke pantai. Selain itu, alat itu juga dapat dioperasikan di daerah yang berawa-rawa serta perairan sungai besar. "Hovercraft cocok untuk mengangkut akomodasi dari kapal besar ke pantai, juga bisa mengangkut alat berat dan ke daratan tempur untuk mendarat," kata Rokhendi.
Hovercraft berbeda dengan kapal laut, karena berbentuk seperti perahu karet ukuran besar dan menggunakan dua unit baling-baling yang digerakkan di bagian buritan. Alat angkut itu meluncur di permukaan air, maupun darat dengan permukaan datar. Sedangkan kapal laut digerakan dengan baling-baling di dalam air. "Hovercraft cocok untuk melengkapi alat transportasi di kawasan perairan dan rawa-rawa. Alat ini tak membutuhkan permukaan air, karena bergerak di atas permukaan air," kata Rokhendi.
Ia menyebutkan, PT DI siap menerima pesanan perangkat alat utama sistem pertahanan (alutsista), di mana pemerintah akan menggunakan produk-produk lokal.
PT DI saat ini memproduksi pesawat terbang CN-235, N-212 serta produk andalan versi militer CN-235/MPA untuk patroli maritim. Selain itu juga memproduksi helikopter N-Bell dan NAS -233 Super Puma. Terakhir pengembangan Super Puma ke helikopeter EC-725/ EC-225 bekerja sama dengan Eurocopter. PT DI berperan sebagai pemasok komponen tailbox dan bagian badan helikopter paling mutakhir dari Eeurocopter itu.
"PT DI menargetkan menjadi pamasok utama komponen pabrikan pesawat terbang di dunia, sekaligus memasok kebutuhan pesawat dan alutsista untuk TNI," kata Rokhendi. Saat ini perusahaan itu memproduksi pesanan komponen pesawat terbang untuk Boeing, Boombardier, Airbus 320 dan lain-lain. Sementara produksi helikopter NBO-105 sudah dihentikan setelah lisensinya habis pada April 2009.
sumber :
tulisan : gatra.com
gambar : tni-au.mil.id
Label: MARITIM
Share
| Tweet | Follow @bunyuonline |
BISNIS TIKET PESAWAT ONLINEDirekomendasikan bagi Anda yang ingin memiliki dan mengelola bisnis penjualan tiket pesawat secara online, murah, mudah, cepat, dan aman. untuk mendapatkan informasi selengkapnya.
artikel terkait :
Wallpaper foto kapal laut :
| Judul Artikel | : | Hovercraft versi militer produksi PT. Dirgantara Indonesia |
| Alamat URL | : | http://www.bunyu-online.com/2010/02/hovercraft-versi-militer-produksi-pt.html |
